Caplok Freeport, Presiden Jokowi Tuai Pujian Dunia Internasional

Faktapos.com – Jakarta, 14 Juli 2018. Indonesia sedang disorot dunia. Kali ini berkat langkah serius yang diambil Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menguasai 51 persen saham Freeport

Media Singapura The Straits Times menyebut penandatangan saham Freeport yang dilakukan Indonesia sebagai ‘kesepakatan monumental’ (landmark deal).

“Kesepakatan monumental ini akan terlihat sebagai langkah dari administrasi Presiden Jokowi untuk menegaskan hak atas sumber daya alam negaranya,” tulis The Straits Times.

Media Nikken Asia Review dari Jepang turut membahas tekad yang dimiliki Presiden Jokowi dalam urusan Freeport.

“Widodo telah bertekad untuk membawa apa yang dipandang sebagai sumber daya nasional strategis menuju kendali negara selama beberapa dekade ada di tangan penambang AS.”

Wall Street Journal menyoroti kebangkitan nasionalisme (resource nationalism) sumber daya yang terjadi di Indonesia.

“Perjanjan ini terjadi setelah adanya Undang-undang baru untuk penambang di Indonesia sejak 2009 sebagaimana nasionalisme sumber daya makin intensif dan Jakarta (Pemerintahan Indonesia) berusaha mengisi tabungannya dan membangun BUMN yang bersaing secara global,” jelas Wall Street Journal.

Butuh 26 tahun sampai akhirnya Indonesia menguasai 51 persen saham Freeport. Sebelumnya Presiden Soekarno mewajibkan 60 persen, tetapi ditolak Freeport. Sampai akhirnya, Freeport berjaya di era Orde Baru.(Fp/a)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *