Arab Saudi Larang Muslimin Qatar, Suriah, dan Yaman Berangkat Haji Tahun Ini!!

Faktapos.com – Doha, 19 Agustus 2018. Seorang anggota Komite Nasional Hak Asasi Manusia Qatar mengabarkan gagalnya para calon jemaah haji negara ini untuk pergi ke tanah suci disebabkan hambatan yang dibuat oleh Arab Saudi.

Seperti dilansir Alalam mengutip Aljazeera, Sabtu (18/8/2018), Abdullah al-Kaabi mengatakan, Arab Saudi telah menutup sistem pendaftaran elektronik yang digunakan oleh agen-agen perjalanan untuk mendapatkan izin bagi peziarah dan calon jemaah haji Qatar.

Dia menambahkan, penduduk Qatar dan orang asing yang tinggal di negara ini tidak mungkin untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Tidak ada kesempatan tahun ini bagi warga Qatar dan warga (yang tinggal di negara ini) untuk melakukan perjalanan haji,” kata al-Kaabi.

Dia menuturkan, pendaftaran peziarah dari Qatar tetap tertutup, dan penduduk negara ini tidak dapat diberikan visa karena tidak ada misi diplomatik.

Sementara itu, seorang manager salah satu agen perjalanan di Doha mengatakan, tahun lalu kami kehilangan banyak uang karena krisis dimulai setelah kami memesan semuanya di Mekkah dan Madinah, namun kami harus membayar orang-orang untuk kembali.

“Tahun ini, tidak ada yang benar-benar berusaha karena orang telah memahami tidak ada cara untuk pergi ke sana dalam situasi seperti ini,” ujarnya.

Arab Saudi secara sementara membuka perbatasan darat untuk haji tahun lalu, tetapi tidak untuk tahun ini. Sekitar 1.200 warga Qatar memenuhi syarat untuk melakukan ibadah haji di bawah sistem kuota yang telah ditetapkan.

Arab Saudi menekan negara-negara penentang kebijakannya dengan melarang warga negara-negara itu beribadah haji ke Tanah Suci. Beberapa negara Muslim yang warganya dilarang haji adalah Yaman, Suriah dan Qatar.

Sejak 5 Juni 2017, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, dalam skema yang secara umum diyakini telah diatur oleh Riyadh.

Keempat negara itu menuduh Qatar mendukung terorisme dan memblokade negara ini dari darat, laut dan udara.

Dewan Internasional Pengawasan Pengelolaan Haramain as-Sharifain mengadukan Arab Saudi disebabkan kebijakannya yang mempolitisasi haji dan membatasi kebebasan beragama.

Pengaduan itu disampaikan dalam surat terpisah kepada Dewan HAM PBB, Komite Keagaman dan Kebebasan Berekspresi Komite HAM Parlemen Eropa 17 Juli 2018. (Fp/a)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *