Breaking News! Diduga Terima Gratifikasi, Bupati Malang Diamankan KPK

Faktapos.com – Malang, 9 Oktober 2018. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Pendopo Kabupaten Malang yang merupakan rumah dinas Bupati Malang Rendra Kresna serta rumah pribadinya pada Senin (8/10/2018) malam.

Belum diketahui pasti kasus yang terkait dengan penggeledahan itu. Kendati begitu, Rendra Kresna mengaku bahwa dirinya bersama sejumlah pejabat di Kabupaten Malang sudah pernah diperiksa penyidik KPK sekitar setahun lalu.

Pemeriksaan itu terkait dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan pada Tahun 2011. “Saya pernah dipanggil kan. Dulu kan pernah dilaporkan ke KPK dan sempat dipanggil kan. (Yang diperiksa) saya kemudian beberapa pejabat saya, tentang ya kan pendidikan itu. Kira – kira satu tahun yang lalu terkait dengan dugaan masalah itu tadi yang kamu tanyakan itu, DAK tahun 2011,” katanya di Pendopo Kabupaten Malang usai penggeledahan.

Rendra pun menganggap bahwa penggeledahan itu terkait dengan dugaan kasus korupsi DAK pendidikan yang sudah diselidiki KPK. “Iya dong karena saya dipanggil kan tentang itu waktu itu,” katanya. Bupati Malang dua periode itu mengaku bahwa penyidik KPK menduga dirinya menerima uang gratifikasi terkait DAK tersebut.

“Selama ini saya dikira menerima gratifikasi dari pemborong,” katanya.

Diketahui, KPK menggeledah Pendopo Kabupaten Malang yang ada di Jalan Agus Salim Kota Malang dan rumah pribadi Bupati Malang Rendra Kresna yang ada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (8/10/2018) malam. Dari pendopo, penyidik menyita sejumlah dokumen. Di antaranya dokumen kepegawaian, dokumen pengaduan dari masyarakat terkait korupsi dan dana kampanye Rendra saat mencalonkan diri di periode kedua pada 2015.(Kompas/a)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *