Militer Israel Kembali Usir Jamaah, dan Tutup Kompleks Masjidil Aqsha

Faktapos.com – Palestina, 19 Agustus 2018. Pasukan Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengusir para jamaah muslim yang hendak salat pada hari Jumat. Tindakan itu dilakukan setelah seorang warga Palestina mencoba menikam sekelompok polisi Israel di Kota Tua Yerusalem.

Warga Palestina yang melakukan serangan tersebut telah ditembak mati oleh pasukan rezim Zionis. Pelaku serangan yang dibunuh tersebut berusia 30 tahun asal Kota Umm al-Faham.

Kepolisian Israel dalam sebuah pernyataan hari Jumat mengatakan, tak ada korban lain dalam insiden tersebut.

Menurut media Palestina yang dilansir Al Jazeera, Sabtu (18/8/2018), para jamaah muslim diusir keluar dari kompleks Majid Al-Aqsa oleh polisi dan tentara Israel, yang kemudian melanjutkannya dengan menutup gerbang masuk ke Kota Tua Yerusalem.

Sebagai respons, ratusan jamaah muslim Palestina melakukan salat Magrib di luar gerbang.

Bagi umat Islam, kompleks itu merupakan situs tersuci ketiga. Di dalamnya terdapat Masjid Al-Aqsa, dan the Dome of the Rock (Kubah Batu). Bangunan abad 7 itu diyakini sebagai lokasi Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Sedangkan bagi umat Yahudi, kompleks itu juga menjadi situs suci mereka karena diyakini sebagai lokasi kuil-kuil Yahudi seperti yang tertulis dalam kitab suci mereka.

Tembok Ratapan diyakini sebagai sisa terakhir dari Kuil Kedua Yahudi. Sedangkan bagi umat Islam, bangunan itu disebut sebagai Dinding al-Buraq yang dipercaya menjadi tempat Nabi Muhammad mengikat al-Buraq, hewan yang mengantarnya dalam Isra Mikraj, di mana Nabi berkomunikasi dengan Tuhan.(Sindo/Fp/a)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *