Pengadilan Saudi Bebaskan Binladin Group dari Tuntutan Pembayaran Ganti Rugi Insiden Jatuhnya Crane

Faktapos.com. 23 Oktober 2017. Sebuah pengadilan di Arab Saudi telah membebaskan Binladin Group yang bertanggung jawab atas insiden jatuhnya crane mematikan di kota suci Mekkah pada tahun 2005.

Kelompok tersebut dibebaskan dari tuntutan pada hari Senin berdasarkan klaim yang dibuat oleh pengacara bahwa mereka tidak dapat memprediksi badai parah yang menyebabkan crane runtuh.

Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (23/10) Pengadilan juga memutuskan baik korban luka maupun kerusakan tidak akan mendapatkan kompensasi yang diakibatkan oleh jatuhnya crane di kawasan Masjidil Haram. Karena bencana tersebut disebabkan oleh alasan alam dan tidak ada unsur manusia di belakangnya.

Pada 11 September 2015, menewaskan lebih dari 100 peziarah dan melukai lebih dari 200 lainnya menjelang ziarah tahunan. Sebanyak 108 orang tewas dan 238 lainnya cedera saat sebuah crane konstruksi besar ambruk di dinding timur Masjidil Haram.

Perusahaan ini dijalankan oleh keluarga Bin Laden, yang memiliki hubungan dekat dengan keluarga penguasa Arab Saudi. Dikenal sebagai perusahaan konstruksi terbesar kedua di dunia setelah perusahaan Prancis Vinci Construction. Konglomerat berbasis di Jeddah didirikan pada tahun 1931 oleh Sheikh Mohammed bin Laden, ayah pemimpin setia al-Qaeda Osama bin Laden. Pada 1990-an, Osama bin Laden konon tidak diakui oleh keluarga.

Menurut situs dari kelompok tersebut, ia telah mengerjakan sejumlah proyek penting di Kerajaan Saudi, termasuk menara al-Faisaliah di pusat kota Riyadh, Raja Abdullah Financial District, beberapa universitas, dan Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah.

Pengadilan tersebut mengatakan mereka juga memeriksa laporan sejumlah pusat internasional khusus yang dipresentasikan oleh Grup Binladen di samping laporan Pertahanan Sipil sebelum sampai pada keputusan akhir. Jaksa Agung, menolak keputusan pengadilan tersebut. Dia akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Jaksa Agung, menolak keputusan pengadilan tersebut. Dia akan mengajukan banding atas putusan tersebut. (AFA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *