Seruan 35 LSM Dunia Untuk Akhiri Perang Yaman

Faktapos.com – Sanaa, 8 November 2018. Sebanyak 35 organisasi non-pemerintah Yaman dan internasional menyerukan penghentian serangan koalisi Arab Saudi di Yaman di tengah meluasnya krisis kemanusiaan.

35 organisasi non-pemerintah termasuk, Federasi Hak Asasi Manusia Internasional, Action Against Hunger, Oxfam, Dokter Tanpa Batas (MSF), dan LMS-LSM Yaman dalam sebuah pernyataan bersama, memperingatkan tentang bahaya kelaparan yang mengancam nyawa lebih dari 14 juta orang Yaman.

Mereka menyeru negara-negara dunia untuk memastikan penghentian segera perang Yaman dan menangguhkan pasokan senjata yang berisiko digunakan dalam perang Yaman.

Para penandatangan statemen itu mengutuk setiap serangan terhadap warga sipil dan pelanggaran lain hukum humaniter internasional di Yaman. Mereka mendesak Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis untuk meninjau ulang kemitraannya dengan Arab Saudi dalam perang Yaman.

Koalisi Saudi dengan dukungan AS telah melakukan agresi ke Yaman sejak Maret 2015. Aksi ini tidak menghasilkan apapun kecuali kematian ribuan warga sipil Yaman dan kehancuran infrastruktur vital.

“Yaman telah menjadi noktah hitam bagi umat manusia, di mana krisis sudah berlangsung lebih dari 3,5 tahun. Barat tetap menjadi penonton atas pembantaian dan kelaparan orang-orang Yaman, dan mereka tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan warga Yaman serta menghukum para penjahat,” kata Ahmed el-Qaoud, seorang analis politik.

Terlepas dari semua masalah, rakyat Yaman melalui perlawanan gigih telah menggagalkan skenario koalisi Saudi dan pendukung Barat-nya dalam mencapai tujuan mereka. Sekarang sekutu Saudi di Barat bahkan menyerukan dialog dan mencari solusi politik untuk mengakhiri perang di Yaman.

Pekan lalu, AS dan beberapa negara Eropa secara resmi menyerukan penghentian perang Yaman dan memulai perundingan untuk menciptakan perdamaian.

Namun, serangan Saudi semakin intensif di pelabuhan strategis al-Hudaydah, yang merupakan rute utama penyaluran makanan dan bantuan kemanusiaan ke Yaman. Koalisi memperketat akses terhadap makanan dan obat-obatan di Yaman dalam beberapa hari terakhir. Saudi tampaknya sedang melakukan upaya terakhir untuk membunuh warga Yaman dan menghancurkan infrastruktur negara itu.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan, situasi di Yaman merupakan krisis kemanusiaan terburuk di dunia dan negara itu berada di ambang sebuah jurang.

Dalam situasi seperti ini, masyarakat dunia berharap agar komunitas internasional segera bertindak untuk mengakhiri perang dan pembantaian di Yaman. (Fp/a)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *