Takut!! Netanyahu Minta Rusia Bujuk Militer Iran Untuk Mundur dari Perbatasan Israel

Faktapos.com – Tel Aiv, 14 Juli 2018. Rezim Zionis Israel telah mendesak Rusia agar menjauhkan pasukan Iran dari perbatasan Israel (Palestina pendudukan 1948)-Suriah sejarak 80 kilometer untuk sementara waktu sampai tuntutan Israel agar pasukan Iran keluar dari seluruh wilayah Suriah dipenuhi.

Namun demikian, sebagaimana dilaporkan koran Israel Yedioth Ahronoth, Jumat (13/7/2018), Rusia menolak permintaan tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu lalu (11/7/2018) berkunjung ke Moskow dan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin guna membicarakan isu Suriah. Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa konsekuensi desakan tersebut ialah serangan Israel terhadap sasaran militer Iran yang ada dalam jarak 80 kilometer dari perbatasan Israel, dan Israel juga tetap bersikukuh mencegah eksistensi militer Iran di Suriah dan pengiriman senjata mutakhir Iran ke Suriah.

Yedioth Ahronoth menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini Pasukan Arab Suriah (SAA) akan melanjutkan operasi militernya untuk menguasai wilayah Golan Suriah, sementara Israel telah menetapkan persyaratan yang sangat jelas antara lain “larangan masuk ke zona penyangga, larangan memasukkan senjata berat, dan larangan masuknya pengungsi ke wilayah Israel.”

Koran berbahasa Ibrani ini kemudian mengklaim bahwa nilai bantuan Iran kepada Hizbullah telah menurun dari US$ 850 juta pada tahun lalu menjadi US$ 600-700 juta pada tahun ini sehingga menimbulkan kecemasan pada Hizbullah, terlebih karena sampai 4-5 tahun lalu bantuan Iran sempat mencapai sekira US$ 1 miliar per tahun.

“Meskipun organisasi Syiah (Hizbullah) ini mengalami tekanan ekonomi, namun evaluasi Israel menunjukkan bahwa Hizbullah akan terus memfokuskan upayanya pada peningkatan presisi rudal jarak jauhnya, dan menganggapnya sebagai tujuan tertinggi,” lanjut  Yedioth Ahronoth.

Sementara itu, koran lain Israel Haaretz di hari yang sama menyebutkan bahwa Rusia akan mengupayakan penarikan pasukan Iran dari Suriah dengan syarat Israel tidak lagi mengusik Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pemerintahannya.

Haaretz menambahkan bahwa jika dalam pertemuan puncak Putin dengan sejawatnya dari Amerika Serikat, Donald Trump, yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini keduanya sepakat mengenai pencabutan sanksi yang diterapkan terhadap Rusia pasca perang Ukuraina dan pendudukan Rusia atas Krimea maka AS akan meminta Rusia menarik pasukan Iran dari Suriah atau minimal menjauhkannya dari perbatasan Israel sejauh 80 kilometer.(Fp/a)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *