Ulama Saudi Haramkan Rakyat Palestina Gelar Pawai ‘Akbar’

Faktapos.com, – 30 Maret 2018

Tel Aviv, Juru Bicara militer rezim Zionis Israel berencana membubarkan aksi pawai besar “hak kembali” yang akan diselenggarakan hari Jumat (30/3/2018) di perbatasan Jalur Gaza dengan wilayah Palestina pendudukan. Dengan bersandar pada fatwa Mufti Wahabi Arab Saudi, militer Israel mengumumkan, pawai Palestina itu ilegal.

Fars News, Kamis (29/3/2018) mengutip situs Arabi 21 melaporkan, Jubir militer Israel, Avichay Adraee, sejalan dengan pejabat Israel lainnya menyebut pawai besar “hak kembali” berpotensi rusuh.

Adraee mengutip fatwa salah satu anggota Dewan Ulama dan Komite Tetap Fatwa Saudi, Syeikh Saleh bin Fauzan dan menuturkan, demonstrasi dan unjuk rasa bukan milik Muslim, tapi pekerjaan kaum kafir.

Jubir militer Israel juga mengutip fatwa ulama Wahabi Saudi lainnya yaitu Mohammad bin Saleh Al Uthaymeen yang mengatakan, demontrasi adalah perbuatan buruk karena berujung dengan kerusuhan.

Israel mengkhawatirkan terjadinya ledakan situasi di wilayah Palestina pendudukan menjelang pawai besar “hak kembali”, Jumat (30/3/2018).

Beberapa hari terakhir, pejabat Israel mereaksi rencana pawai warga Palestina tersebut. Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Israel, Gadi Eizenkot mengumumkan, lebih dari 100 penembak jitu Israel ditempatkan di perbatasan Palestina pendudukan dengan Jalur Gaza untuk menghadapi para demonstran.

Sebelumnya anggota Biro Politik Hamas, Mahmoud Zahar dalam wawancara dengan Pusat Informasi Palestina menegaskan, Israel mengetahui bahwa pawai besar hak kembali akan menghasilkan tragedi bagi rezim ini. (Fp/a)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *