Yaman Minta Arab Saudi Diadili Atas Serangan Bis Sekolah di Dhahyan

Faktapos.com – Sanaa, 12 Agustus 2018. Wakil Menteri Luar Negeri Yaman Hussein al-Izzi menuntut langkah praktis masyarakat internasional untuk mengadili para pelaku serangan terhadap para siswa dan anak-anak Yaman, dan tidak hanya cukup mengecam kejahatan itu saja.

Sebelumnya, serangan udara Arab Saudi ke sebuah bus pengantar siswa pada Kamis, 9 Agustus 2018 di kota Dhahkan, Provinsi Saada menyebabkan 55 orang, yang mayoritasnya para siswa, tewas dan hampir 80 lainnya terluka.

Wamenlu Yaman dalam sebuah pernyataan menyinggung serangan brutal Arab Saudi tersebut. Al-Izzi menekankan bahwa penyelidikan internasional harus segera dimulai dan proses penyerahan para pelaku –yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam kejahatan ini– harus secepatnya dilakukan.

“Kejahatan yang melanggar hukum, moral, etika dan perjanjian internasional serta kemanusiaan ini tidak hanya menarget Yaman dan anak-anak negara ini, namun juga menarget kemanusiaan,” kata al-Izzi seperti dilansir televisi al-Masirah.

Wamenlu Yaman juga mereaksi sikap pasif Barat dalam mereaksi kejahatan Arab Saudi di kota Dhahyan.

“Tuntutan Dewan Keamanan PBB untuk penyelidikan internasional atas insiden ini sebenarnya adalah posisi Amerika Serikat dan Inggris yang ingin memindahkan Arab Saudi dari posisi pelaku (kejahatan) ke posisi hakim, dan menjauhkan tuntutan Sekretaris Jenderal PBB,” ujarnya.

Al-Izzi menyambut tuntutan Sekjen PBB Antonio Guterres untuk penyelidikan independen internasional tentang pembantain para siswa di kota Dhayan.

Dia menekankan pentingnya langkah praktis masyarakat internasional dan tidak hanya sebatas mengecam saja.

Pejabat Yaman ini juga mengapresiasi dan memuji semua negara, pemerintah, organisasi, partai dan bahkan tokoh-tokoh yang menyampaikan solidaritas dan simpati kepada keluarga para korban kejahtan Arab Saudi. (Fp/a)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *